Langsung ke konten utama

UNTUK PEREMPUAN YANG BERADA DALAM PMS

Pada saat putih biru masih menyelimuti tubuh, Satu hal yang saya ingat dari berjuta juta kalimat yang guru bahasa indonesia saya lontarkan adalah
" Suatu ketika kita boleh marah jika memang diperlukan, tetapi jangan marah-marah", ujarnya

sekilas awalnya saya bingung.
Marah & Marah-Marah?
Marah tindakan sikap meluapkan kekesalan dengan sebab yang jelas dan kepada objek yang jelas.
Marah-marah tindakan sikap meluapkan kekesalan yang terkesan karena sebab yang tidak jelas dan objek yang tidak jelas pula (random).
Begitulah kurang lebih apa yang saya tangkap dari beliau.


Dan untuk kamu girls, yang kalau sedang PMS kesensitifannya jadi sangat peka, saking pekanya liat orang sedang ngumpul aja dianggap sedang ngegosipin dirinya.
Padahal yang ngumpul itu guru yang sedang ada rapat.

Serta tensi emosinya tiba-tiba jadi naik derastis yang kalau dipanggil namanya aja jawabnya "apaan sih" dengan nada tinggi seperti singa sedang mengintai mangsa. Padahalkan sedang diabsen oleh gurunya.

Please lah, kalian boleh marah itu hak kalian. Tapi jangan marah-marah oy!!
Apalagi kalau udah PMS + marah-marah + kita melakukan kesalahan ke si dia bahkan sekecil atom.
Sudah kelar !!
Disitiulah saat dimana kebenaran didunia seakan hanya milik dirinya seorang, bahkan superman aja yang katanya pahlawan kebenaran tetap saja dimata mereka pahlawan kesalahan.


Semoga Bermanfaat.
mohon maaf apabila ada kesalahan, karena kebenaran hanya milik tuhan & perempuan PMS semata.

Salam korban pelampiasan perempuan yang sedang pms :)
#justforlough

Komentar